Sebagai salah satu Program Kerja Pengurus ORARI Daerah Jawa Tengah dan sebagai sarana/media yang dapat dijadikan ajang latih diri untuk meningkatkan wawasan dan ketrampilan di lapangan, maka ORARI Daerah Jawa Tengah menyelenggarakan Kegiatan (event) yang diberi nama “Borobudur, Central Java Amateur Radio Fair 2017” yang diselenggarakan tanggal 25 – 27 Agustus 2017. Yaitu suatu kegiatan pertemuan Anggota Amatir Radio/ORARI di suatu tempat wisata yang terkenal di seluruh dunia (kawasan wisata Candi Borobudur), untuk melakukan perlombaan, diskusi ilmiah/workshop tentang ke-Amatir Radio-an dan segala aspeknya, dalam rangka menambah wawasan, ketrampilan, pengetahuan serta menambah persaudaraan dan kekeluargaan diantara Anggota Amatir Radio itu sendiri.

Event ini merupakan event Internasional dimana para peserta hadir dari berbagai daerah Indonesia dan Asia. IST AKPRIND Yogyakarta mengirimkan 11 tim yang terdiri dari 27 mahasiswa Jurusan Teknik Elektro yang dibimbing oleh Bapak Dr. Samuel Kristiyana, S.T., M.T., Bapak Denny Hardiyanto, S.T., M.Eng, dan Ibu Dyah Anggun Sartika, S.T., M.Eng. Tim Antena IST AKPRIND merupakan satu-satunya peserta yang berasal dari akademisi (perguruan tinggi). Kategori lomba yang diikuti oleh tim adalah kategori experiment omnidirectional antena. Di kategori ini para peserta menyiapkan antena jenis Telex maupun G7 yang telah di-tunning/diset sesuai dengan spesifikasi lomba yang telah ditentukan. Selanjutnya antena tersebut, dipasang dan diletakkan di dalam sebuah APA (Antenna Pattern Analyzer) merupakan tiang membentuk persegi enam yang telah terpasang 25 sensor. Frekuensi yang digunakan dalam lomba adalah 144,280 MHz dengan daya 20W. SWR (Signal to Wave Ratio) maksimum yang diperbolehkan dalam lomba adalah 1,6.IMG_4285

Perlombaan diikuti oleh sekitar 80 peserta dan hanya terdapat 3 juara yang selanjutnya menduduki podium 1, podium 2, dan podium 3. Perlombaan antena dilakukan dengan cara uji skor antena pada 25 sensor yang telah disediakan panitia. Antena dengan skor tertinggi menduduki podium 1 dan selanjutnya. Selama perlombaan, 2 antena dari tim antena berhasil menduduki podium 2 dan podium 3. Namun di akhir lomba, posisi tersebut digeser oleh salah satu peserta antena (praktisi) dari peserta Orari. Hal ini tidak akan membuat tim gentar untuk mengikuti lomba lagi.

Semoga sukses untuk selanjutnya, tim Antena go go go…

Berikut foto-foto kegiatan:

edit3

edit4

edit5

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here